JAKARTA — Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polda Metro Jaya menggelar Festival UMKM serta Lomba Melukis dan Menggambar di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (12/8/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 13.00 WIB ini dihelat untuk memberikan ruang ekspresi yang luas sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
Dengan mengusung tema ‘Melukis Harapan, Merayakan Kemerdekaan’, ajang ini menjadi panggung kreativitas bagi generasi muda serta kelompok penyandang disabilitas. Melalui goresan warna di atas kanvas, para peserta mengekspresikan semangat kemerdekaan, imajinasi, dan cita-cita mereka bagi masa depan Indonesia.
Suasana semarak dan penuh kehangatan mewarnai jalannya perlombaan yang diikuti oleh 76 peserta yang terbagi ke dalam tiga kategori utama, yaitu kategori menggambar tingkat Sekolah Dasar yang diikuti 34 anak, kategori melukis tingkat SMP–SMA dengan 30 peserta, serta kategori melukis khusus penyandang disabilitas yang diikuti oleh 12 peserta.
Perhatian khusus ditunjukkan oleh Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono meninjau langsung jalannya acara. Keduanya berkeliling area lomba, menyapa hangat para peserta, serta memberikan dorongan semangat kepada anak-anak dan peserta disabilitas yang sedang asyik menyelesaikan karya mereka.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menjelaskan, jajarannya berkomitmen menghadirkan peringatan kemerdekaan yang tidak sekadar seremonial, melainkan inklusif dan merangkul seluruh elemen masyarakat.
“Semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kreativitas, kebersamaan, dan kepedulian. Kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak, generasi muda, serta penyandang disabilitas untuk berkarya dan menunjukkan potensi terbaiknya,” kata Kombes Budi di lokasi acara.
Di antara puluhan peserta, tampak Yayang Oktavian, peserta kategori penyandang disabilitas asal Jakarta Utara, yang dengan tekun merampungkan lukisannya. Yayang mengangkat judul karya “Polisi Sahabat Disabilitas”, yang menggambarkan sesosok anggota kepolisian sedang membantu menyeberangkan seorang anak sekolah.
Bagi Yayang, kesempatan ini memiliki makna yang mendalam. Selain menjadi wadah menyalurkan bakat seni, kegiatan ini memberikan pengalaman berharga untuk mengasah rasa percaya diri di ruang publik.
“Saya merasa senang karena sebagai penyandang disabilitas diajak terlibat dalam acara ini. Kegiatan ini juga dapat melatih mental. Semoga Polda Metro Jaya ke depannya semakin jaya, semakin berkembang, dan bertanggung jawab dalam bertugas,” ujar Yayang.
Yayang berharap karya yang dibuatnya mampu meraih hasil terbaik dalam penilaian juri. Lebih dari sekadar mengejar kemenangan, dia ingin menyampaikan pesan moral mengenai pentingnya kedekatan antara insan kepolisian dan seluruh lapisan masyarakat, termasuk para penyandang disabilitas.
Tak hanya arena seni, keseruan peringatan kemerdekaan ini juga dimeriahkan dengan Festival UMKM yang memajang ragam produk unggulan warga. Kehadiran para pelaku UMKM menjadi langkah Polda Metro Jaya dalam memperkenalkan produk lokal sekaligus mendorong pemberdayaan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Melalui perpaduan ruang seni inklusif dan pameran ekonomi kreatif ini, Polda Metro Jaya berharap peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga memperkuat kebersamaan, menumbuhkan kreativitas, mendukung UMKM, serta meningkatkan semangat cinta Tanah Air. (*)
