JAKARTA — Beberkan data lawan arus timbulkan kecelakaan, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri menginstruksikan perkuat pengawasan.
Data lawan arus timbulkan kecelakaan tercatat dalam Polda Metro Jaya dalam 4 tahun terakhir. Dari periode 2022 hingga 2026 terdata 24 orang meninggal dunia, 34 orang mengalami luka berat, dan 283 orang mengalami luka ringan.
Rinciannya pada tahun 2022 tercatat 9 orang meninggal dunia, 8 luka berat, dan 61 luka ringan.
Pada 2023 sebanyak 6 orang meninggal dunia, 15 luka berat, dan 63 luka ringan. Selanjutnya pada 2024 tercatat 7 orang meninggal dunia, 3 luka berat, dan 58 luka ringan.
Pada 2025 tercatat 2 orang meninggal dunia, 5 luka berat, dan 76 luka ringan. Sementara pada pada tahun 2026 yang masih berjalan tercatat luka berat dan 25 luka ringan.
Instruksi Kapolda Metro Jaya tersebut ditindaklanjuti Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya dengan meningkatkan kehadiran dan pengawasan. Tujuannya mencegah pelanggaran lalu lintas agar keselamatan masyarakat.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Firman Darmansyah, S.I.K. memberikan atensi kepada jajaran lalu lintas Polda Metro Jaya, yang kemudian ditindaklanjuti Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M. Adiel Aristo, S.I.K., M.H. dengan melaksanakan langkah-langkah pencegahan dan pengawasan di sejumlah titik yang menjadi perhatian.
Pengawasan dan pencegahan dilakukan di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Tangerang Selatan hingga kawasan Bandara Soekarno-Hatta.
Petugas ditempatkan di sejumlah lokasi untuk mengingatkan, mengedukasi, sekaligus memastikan pengguna jalan tetap mengikuti aturan dan arah arus lalu lintas yang berlaku.
Upaya tersebut dilakukan sebagai respons terhadap berbagai keluhan masyarakat mengenai masih maraknya pengendara yang melawan arah.
Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga meningkatkan risiko konflik antarkendaraan karena kendaraan yang melawan arus berhadapan dengan pengguna jalan yang bergerak sesuai arah semestinya.