JAKARTA — Polri membuktikan standar profesionalisme kelas dunia dan kesiapan pengamanan tanpa celah melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Garuda Bakti–2026” di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (21/9/2026).
Apel itu dipimpin oleh Waastamaops Kapolri Irjen Pol. Laksana selaku Kepala Operasi untuk memastikan seluruh aspek keamanan terintegrasi sempurna menjelang perhelatan turnamen internasional FIFA ASEAN Cup 2026.
Pengecekan komprehensif tersebut menjadi bukti keseriusan institusi kepolisian dalam mengawal nama baik bangsa, menyusul suksesnya penyelenggaraan Latihan Pra Operasi Garuda Bakti–2026 yang digelar di Gedung Bareskrim Polri pada Jumat, 18 September 2026.
Seluruh elemen mulai dari kesiapan 5.641 personel terlatih, ketahanan sarana dan prasarana modern, hingga koordinasi taktis lintas sektor dipastikan berada dalam kondisi puncak demi mengamankan ajang bergengsi yang berlangsung pada 25 September hingga 5 Oktober 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat Bandung.
Kinerja impresif dan dedikasi tinggi jajaran kepolisian ini menuai apresiasi dari federasi sepak bola internasional. Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menegaskan kesiapan matang Polri memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi penyelenggara maupun tamu internasional yang hadir.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri beserta jajaran. Dari FIFA juga sangat mengapresiasi apel gelar pasukan pagi hari ini. Ini menjadi bagian penting dari pelaksanaan dan penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup tahun ini,” kata Yunus.
Pendekatan keamanan modern dan humanis yang diterapkan Polri mencakup perlindungan menyeluruh pada stadion, titik kedatangan, akomodasi, rute pergerakan delapan negara peserta, hingga pemantauan ruang digital serta kesiapan unit khusus seperti antiteror dan antidrone.
Membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Irjen Pol. Laksana menekankan pentingnya orientasi keselamatan publik sebagai tolok ukur keberhasilan utama dalam operasi yang berlangsung selama 16 hari tersebut.
“Keberhasilan pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026 bukan hanya diukur dari terselenggaranya pertandingan tanpa gangguan, tetapi juga ditentukan oleh terjaminnya keselamatan pemain, ofisial, suporter, dan masyarakat,” ujarnya.
Sinergi kuat yang ditunjukkan kepolisian bersama seluruh pemangku kepentingan turut mempertegas reputasi Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional yang aman, ramah, dan teratur.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto memastikan seluruh personel di lapangan telah dibekali pemahaman tugas yang presisi agar ajang sepak bola antar-negara ini berjalan dengan mulus.
“Pengamanan disiapkan agar seluruh rangkaian pertandingan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kami mengajak penonton menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas, dan menjunjung sportivitas selama pertandingan,” ujarnya. (*)