Kapolda Metro Jaya Kawal 52 Agenda Massa Hari Ini Lewat Pengamanan Humanis

Ikuti Saluran 110News di WhatsApp
Kapolda Metro Jaya Kawal 52 Agenda Massa Hari Ini Lewat Pengamanan Humanis
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto bersama Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi saat apel kesiapan pelayanan dan pengamanan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, 110 News – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto bersama bersama TNI menjamin perlindungan terhadap hak berdemokrasi melalui pendekatan pelayanan yang inklusif dan humanis dalam pengamanan 52 agenda massa di Jakarta pada hari ini (20/10/2026).

Kehadiran ribuan personel aparat di lapangan tidak lagi diposisikan sebagai sekadar penjaga keamanan, melainkan sebagai fasilitator yang memastikan ruang publik tetap kondusif bagi penyampaian aspirasi maupun aktivitas publik sehari-hari.

Kepastian jaminan pengamanan tersebut ditegaskan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto saat memimpin apel kesiapan pelayanan dan pengamanan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Kapolda menginstruksikan seluruh jajaran untuk mengedepankan dialog persuasif dan profesionalisme guna mengawal 26 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum serta 26 agenda kegiatan masyarakat lainnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto . (Foto: Istimewa)

“Konsep pengamanan kita hari ini, TNI dan Polri, adalah memberikan pelayanan kepada warga negara sebagai wujud bahwa negara kita adalah negara demokrasi,” ujar Dadang.

Dukungan serupa disampaikan Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi yang menyoroti pentingnya peran aparat gabungan dalam menghadirkan kesejukan serta rasa aman di tengah dinamika masyarakat Jakarta.

Pangdam menekankan setiap personel dibekali instruksi untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi penyampaian aspirasi warga selama dilakukan secara tertib dan sesuai prosedur.

“Keberadaan aparat TNI-Polri yang ada di lapangan ini memberikan keamanan, kenyamanan, dan kesejukan untuk warga Jakarta,” kata Deddy Suryadi.

Guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, sebanyak 9.505 personel gabungan diterjunkan di berbagai titik penting. Jumlah tersebut mencakup 7.660 personel Polri, 1.540 personel TNI, 135 personel Pemda DKI Jakarta, serta 170 personel pengamanan dalam.

Selain konsentrasi pengamanan fisik, pelayanan lalu lintas juga disiapkan secara rekayasa situasional agar mobilitas publik tidak terganggu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menambahkan, kepolisian membuka saluran komunikasi aktif melalui akun resmi media sosial dan layanan bebas pulsa Call Center 110. Langkah ini diambil sebagai wujud keterbukaan informasi dan respon cepat terhadap kebutuhan bantuan masyarakat di lapangan.

“Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat Saling Menjaga Ruang Publik sebagai Sarana Penyampaian Pendapat, kami mengedepankan pelayanan agar aspirasi dapat disampaikan secara aman, tertib, dan damai, sekaligus menjaga aktivitas masyarakat lainnya sebagai bagian dari Kerja Melayani Jakarta,” tutur Kombes Pol. Budi Hermanto. (*)

Redaksi 110news
Sapar Siregar

Jurnalis peliputan fakta hukum, kamtibmas, dan profil tokoh kepolisian & kemasyarakatan.