Panggilan Prank Layanan 110 Tembus 94 Persen, Polres Sergai Ingatkan Ancaman Keselamatan Warga

Ikuti Saluran 110News di WhatsApp
Panggilan Prank Layanan 110 Tembus 94 Persen, Polres Sergai Ingatkan Ancaman Keselamatan Warga
Kapolres Sergai AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak mengungkapkan fakta panggilan palsu layanan darurat 110 di hadapan insan pers, Kamis (1/10/2026) sore. (Foto: Istimewa)

SERGAI — Maraknya aksi panggilan iseng (prank) terhadap saluran darurat 110 Polres Serdang Bedagai (Sergai) mengancam efektivitas penanganan kejahatan dan situasi kritis warga. Angka panggilan palsu mendominasi hingga 94 persen dari total laporan harian yang masuk ke markas kepolisian setempat.

Kapolres Sergai AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak mengungkapkan fakta tersebut di hadapan insan pers saat menggelar silaturahmi bersama Wartawan Mitra Humas Polres Sergai pada Kamis (1/10/2026) sore.

Dari rata-rata 34 panggilan darurat yang masuk setiap hari, petugas hanya menemukan dua saluran telepon yang benar-benar valid dan membutuhkan penanganan kepolisian secara nyata.

“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak prank layanan 110, karena itu sangat merugikan masyarakat lainnya yang benar-benar membutuhkan bantuan,” kata Sah Udur.

Dia menjelaskan saluran darurat 110 mengusung sistem penanganan berjenjang secara otomatis dari tingkat kepolisian terdekat. Apabila Polres Sergai tidak merespons atau panggilan terhambat akibat antrean laporan palsu, sistem akan meneruskan panggilan tersebut ke tingkat Polda hingga Mabes Polri.

“Sehari ada 34 panggilan di 110 di wilayah Sergai, namun hanya dua yang masuk. Jadi saya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak main-main dengan layanan 110 tersebut,” tegas Sah Udur.

Penggunaan layanan darurat secara bertanggung jawab menjadi kunci agar kepolisian dapat menghadirkan respons cepat bagi warga yang mengalami ancaman keselamatan.

Selain menyoroti persoalan layanan darurat, Kapolres Sergai memanfaatkan momentum pertemuan ini untuk menyerap kritik dan masukan dari awak media demi pembenahan pelayanan publik di wilayah hukumnya.

“Saya sebagai Kapolres Sergai yang baru tentunya tidak luput dari kritik rekan-rekan media. Oleh karena itu, kegiatan ini sengaja digelar agar para rekan media bisa menuangkan aspirasinya kepada saya maupun kepada para PJU dan para Kasat,” tambah Sah Udur.

Ketua Wartawan Mitra Humas Polres Sergai Yusnar Al-Banjari menyambut positif keterbukaan jajaran kepolisian dan berharap komunikasi dua arah ini terus berlanjut.

“Terima kasih atas waktu yang diberikan. Saya selaku Ketua WMHPSB sangat berterima kasih atas kegiatan temu ramah dengan Kapolres Sergai ini. Kedepannya agar bisa digelar rutin supaya rekan-rekan media seluruhnya bisa menuangkan aspirasi, khususnya dalam memajukan Polres Sergai dan memberikan rasa aman bagi masyarakat di Kabupaten Serdang Bedagai,” ujar Yusnar. (*) 

Redaksi 110news
Sapar Siregar

Jurnalis peliputan fakta hukum, kamtibmas, dan profil tokoh kepolisian & kemasyarakatan.