JAKARTA – Korlantas Polri menggelar kegiatan bakti kesehatan gratis bagi 150 pengemudi ojek online di Aula Djajoesman, Gedung Korlantas Polri, Cawang, Jakarta, Senin (21/9/2026). Kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara. Bakti kesehatan ini menghadirkan wujud kepedulian institusi kepolisian terhadap kondisi fisik para pejuang nafkah yang sehari-hari menggantungkan hidupnya di jalan raya.
Kasubdit Standar Cegah dan Tindak Ditkamsel Korlantas Polri Kombes Pol. Sonny Bhakti Wibowo menjelaskan, program pelayanan kesehatan gratis ini dipersiapkan demi merangkul para pengemudi ojol. Alur pelayanan medis diberikan secara terstruktur, mulai dari tahapan registrasi peserta, dilanjutkan pemeriksaan fisik oleh tim dokter, pembagian obat-obatan sesuai diagnosa, hingga ruang konsultasi kesehatan.
“Bakti kesehatan kami tujukan kepada rekan-rekan ataupun teman-teman dari komunitas ojek online nusantara untuk melaksanakan kegiatan pengecekan kesehatan secara gratis,” kata Sonny Bhakti Wibowo.
Dia menargetkan sebanyak 150 pengemudi dapat memanfaatkan layanan medis ini secara menyeluruh. “Target kita sekitar 150 orang. Kemudian kegiatan diawali dengan proses registrasi, setelah itu para peserta akan dilakukan pengecekan oleh dokter, kemudian pemberian obat berikut lanjut kepada konsultasi terkait dengan kesehatannya,” katanya.
Rutinitas di jalan raya kerap kali membuat para pengemudi ojek online (ojol) tidak punya waktu luang maupun kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Melalui layanan yang mencakup pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat ini, perwakilan Asosiasi Ojol Nusantara, Erna, memberikan apresiasi perhatian Korlantas Polri.
“Tidak hanya diperhatikan untuk pasang helm ataupun keselamatan berkendara, tapi hari ini kami diberikan perhatian yang lebih solid lagi, lebih bagus lagi sebagai tanda cinta, tanda kasih mereka pada kami, yaitu cek kesehatan,” ungkap Erna.
Erna berharap kegiatan penuh kehangatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar manfaatnya dirasakan semakin banyak pengemudi.
“Tidak akan ada cinta kasih, tidak akan ada kedekatan, tidak akan ada rasa memiliki kalau tidak dimulai dengan rasa ingin berkomunikasi atau kita bersilaturahmi,” tambah Erna.
Inisiatif bakti kesehatan ini memuat pesan bahwa keselamatan lalu lintas tidak hanya bertumpu pada imbauan aturan di jalan, tetapi juga dimulai dari kesehatan tubuh sang pengendara. Melalui sentuhan kepedulian Korlantas Polri, para pejuang nafkah ojol diharapkan senantiasa menjaga kebugaran tubuh sehingga dapat menjalankan aktivitas harian mereka dengan baik dan aman. (*)