Walau Diguyur Hujan, 3.400 Pelari Sukseskan Police Women Run IV 2026 di Bukittinggi

Ikuti Saluran 110News di WhatsApp
Walau Diguyur Hujan, 3.400 Pelari Sukseskan Police Women Run IV 2026 di Bukittinggi
Guyuran hujan tak menyurutkan semangat 3.400 pelari dari seluruh Nusantara yang menyemarakkan kesuksesan luar biasa ajang bersejarah Police Women Run (PWR) IV 2026 di Bukittinggi. (Foto: 110NEWS/010)

BUKITTINGGI – Guyuran hujan yang membasahi Kota Bukittinggi pada Minggu pagi, 27 September 2026, sama sekali tidak memadamkan semangat juang lebih dari 3.400 pelari dari berbagai penjuru Nusantara yang memadati ajang bergengsi Police Women Run (PWR) IV. Polda Sumbar bersama Polresta Bukittinggi mencetak kesuksesan besar dalam menyelenggarakan perhelatan olahraga berskala nasional ini untuk memperingati Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia.

Pelaksanaan PWR IV tahun ini patut mendapat apresiasi karena panitia menghadirkan konsep segar yang bermakna. Jika tahun-tahun sebelumnya panitia menjadikan Jam Gadang sebagai daya tarik utama, kali ini mereka mengangkat Monumen Polwan sebagai ikon kebanggaan acara. Langkah brilian ini sukses membawa kembali ingatan publik pada sejarah monumental 1 September 1948, saat Kota Bukittinggi melahirkan enam perempuan tangguh yang menjadi cikal bakal Polwan pertama di Indonesia.

Ketua Panitia PWR IV 2026 sekaligus Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol. Anissullah M. Ridha, mengatakan panitia merancang perhelatan ini lebih dari sekadar kompetisi fisik.

Foto: 110NEWS/010

“Kegiatan ini mengusung konsep olahraga yang dipadukan dengan unsur budaya, sejarah, dan pelestarian lingkungan. Tema yang kita angkat dalam kegiatan ini adalah ‘Jagalah Alam, Maka Alam Akan Menjaga Kita’,” ungkap Anissullah M. Ridha.

Panitia memusatkan seluruh kemeriahan acara di venue utama Stasiun Lambuang yang sukses menampung antusiasme luar biasa dari para peserta. Para pelari yang datang jauh dari Riau, Jambi, Lampung, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Ternate, hingga Nusa Tenggara Timur menunjukkan dedikasi tinggi saat mereka menaklukkan rute menembus sejuknya udara sisa hujan.

Panitia melepas peserta kategori 10K pada pukul 06.15 WIB, lalu menyusul peserta kategori 5K pada pukul 06.30 WIB dengan tertib dan profesional. Perlombaan bergengsi ini memfasilitasi berbagai kalangan dengan membagi peserta ke dalam segmen pelajar, umum, Polri/TNI, serta kelas Master untuk pelari berusia 40 tahun ke atas.

Foto: 110NEWS/010

Selain menyajikan rute lari yang sarat nilai sejarah, penyelenggara juga memanjakan peserta dan masyarakat luas dengan panggung hiburan meriah yang menampilkan deretan artis ibu kota. Suasana kekeluargaan dan perayaan semakin semarak ketika panitia membagikan berbagai doorprize berhadiah menarik, serta menyerahkan apresiasi berupa uang tunai dengan total puluhan juta rupiah bagi para pemenang.

Keberhasilan perhelatan ini juga memberikan dampak ekonomi yang bagi masyarakat lokal. Ratusan tenant kuliner yang memadati area Stasiun Lambuang mendulang rezeki dari ribuan pengunjung dan atlet yang memadati lokasi.

Melalui persiapan matang yang mencakup pembersihan venue, pematangan rute, hingga doa bersama di Aula Polresta Bukittinggi, ajang Police Women Run IV 2026 telah membuktikan diri sebagai perpaduan gemilang antara perayaan sejarah, prestasi olahraga, dan kebangkitan ekonomi daerah. (*)

Redaksi 110news
Sapar Siregar

Jurnalis peliputan fakta hukum, kamtibmas, dan profil tokoh kepolisian & kemasyarakatan.