×

Tekan ENTER untuk mencari berita.

Aksi Humanis Tim Medis Polda Metro, Rawat Mahasiswa Pingsan Saat Aksi Penyampaian Pendapat

Ikuti saluran 110News.com di WhatsApp
Aksi Humanis Tim Medis Polda Metro, Rawat Mahasiswa Pingsan Saat Aksi Penyampaian Pendapat
Tim Medis Polda Metro Jaya saat membawa mahasiswa peserta aksi penyampaian pendapat yang pingsan dengan tandu menuju ambulans kawasan Dukuh Atas, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026). (Foto: doc Polda Metro Jaya)

JAKARTA — Aksi humanis Tim Medis Polda Metro Jaya dengan mengevakuasi dan merawat mahasiswa pingsan saat aksi penyampaian pendapat. 

AF, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) Limau, ditemukan dalam kondisi pingsan di kawasan Dukuh Atas, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026).

Tak buang waktu mengingat keselamatan seseorang, Tim Medis Polda Metro Jaya langsung melakukan penanganan cepat. 

Petugas memberikan bantuan oksigen dan kemudian mengevakuasi menggunakan tandu menuju ambulans Dokkes Polda Metro Jaya.

Mahasiswa tersebut dilarikan ke RS Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat untuk mendapatkan perawatan sesegera mungkin. 

Mendapat perawatan tepat dan cepat,  kondisi AF berangsur membaik. AF kemauan sadar dan dapat duduk. Petugas tetap memberikan bantuan oksigen serta melakukan pemantauan terhadap kondisinya.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyebut telah menyiapkan dukungan kesehatan untuk melayani mahasiswa  selama kegiatan penyampaian pendapat berlangsung. Tim medis disiagakan untuk memberikan pertolongan cepat kepada peserta aksi maupun masyarakat yang membutuhkan bantuan kesehatan.

“Kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan. Ketika ada peserta aksi yang membutuhkan pertolongan, tim medis langsung memberikan penanganan dan memastikan yang bersangkutan mendapatkan perawatan yang diperlukan,” ujar Kombes Pol Budi.

Polda Metro Jaya, tutur Kombes Budi menyatakan  penyampaian aspirasi dapat berjalan aman dan peserta yang membutuhkan pertolongan segera ditangani.