Proaktif Edukasi Keselamatan Lalu Lintas, Kakorlantas Brigjen Aries Silaturahmi ke Ponpes Daar El-Qolam

Ikuti Saluran 110News di WhatsApp
Proaktif Edukasi Keselamatan Lalu Lintas, Kakorlantas Brigjen Aries Silaturahmi ke Ponpes Daar El-Qolam
Kakorlantas Polri Brigjen Pol Aries Syahbudin silaturahmi ke Pondok Pesantren Daar El-Qolam di Tangerang, Banten, pada Selasa (3/11), guna menanamkan kesadaran hukum dan budaya tertib berlalu lintas sejak dini. (Foto: Ist)

TANGERANG, 110 News — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menunjukkan pendekatan humanis melalui program jemput bola dalam layanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kali ini, Korlantas menyambangi Pondok Pesantren Daar El-Qolam di Tangerang, Banten, pada Selasa (3/11), guna menanamkan kesadaran hukum dan budaya tertib berlalu lintas sejak dini di lingkungan pesantren.

Program bertajuk Pelayanan SIM Bersama Masyarakat ini dirancang khusus untuk memfasilitasi para santri agar dapat mengurus dokumen berkendara secara legal tanpa harus meninggalkan kompleks pesantren atau mendatangi kantor Satpas kepolisian.

Dari total kurang lebih 3.000 santri yang menempuh pendidikan di institusi tersebut, tercatat sebanyak 405 santri telah menginjak usia 17 tahun dan memenuhi syarat administratif maupun usia untuk memiliki SIM. Proses pelayanan komprehensif yang dihadirkan mencakup tahapan administrasi, ujian teori, ujian praktik lapangan, hingga sesi edukasi keselamatan berkendara (safety riding).

Edukasi Tertib Berlalu Lintas

Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Kakorlantas Polri Brigjen Pol Aries Syahbudin. Kehadirannya didampingi oleh jajaran pejabat tinggi, di antaranya Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol I Made Agus Prasatya, Kasubdit SIM Kombes Pol Hilman Wijaya, Kapolresta Tangerang Kombes Pol M. Indra Waspada A., serta Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Oki Bagus Setiaji.

Kehadiran para pimpinan tertinggi lalu lintas ini menegaskan keseriusan institusi kepolisian dalam membangun sinergi langsung dengan basis-basis pendidikan keagamaan.

Dalam arahannya di hadapan ratusan santri, Brigjen Pol Aries Syahbudin mengajak generasi muda pesantren untuk menjadikan disiplin berlalu lintas sebagai cerminan karakter dan budaya hidup sehari-hari.

Menurutnya, kepatuhan di jalan raya bukan sekadar formalitas menghindari sanksi tilang, melainkan wujud nyata tanggung jawab moral dalam melindungi keselamatan diri sendiri maupun sesama pengguna jalan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memotivasi para santri agar selalu tertib berlalu lintas, membangun karakter yang disiplin, serta patuh terhadap aturan. Keselamatan di jalan raya harus menjadi kebutuhan dan kesadaran bersama,” ujar Aries dalam keterangannya, Selasa (3/11).

Aries menambahkan, langkah proaktif ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen Polri untuk senantiasa hadir membersamai masyarakat. Melalui konsep pelayanan publik yang dinamis, kepolisian berupaya tidak hanya menunggu warga datang ke kantor, melainkan proaktif menjemput bola, mendengarkan dinamika kebutuhan publik, serta menghadirkan solusi cepat yang memudahkan mobilitas warga.

Apresiasi Pimpinan Pondok Pesantren

Inisiatif jemput bola ini mendapat sambutan hangat sekaligus apresiasi tinggi dari Pimpinan Pesantren Daar El-Qolam Pusat, KH Fairus Nahiduddin. Ia menilai bahwa program tersebut tidak hanya memberikan kemudahan teknis dalam pengurusan dokumen berkendara, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk memperkuat sinergi jangka panjang antara institusi kepolisian dan lembaga pendidikan Islam.

KH Fairus menegaskan bahwa kehadiran layanan kepolisian di dalam pesantren sangat efektif untuk menanamkan nilai-nilai disiplin berlalu lintas kepada para santri. Pihaknya berharap program pelayanan proaktif seperti ini dapat terus berlanjut dan diperluas jangkauannya ke berbagai elemen masyarakat lainnya.

Redaksi 110news
Mada Mahfud

Jurnalis peliputan fakta hukum, kamtibmas, dan profil tokoh kepolisian & kemasyarakatan.