Dekapan Hangat Polres Padangsidimpuan di Tengah Duka Gang Melati

Ikuti saluran 110News.com di WhatsApp
Dekapan Hangat Polres Padangsidimpuan di Tengah Duka Gang Melati
Menanggalkan sekat formalitas, jajaran Polres Padangsidimpuan hadir mendampingi pemakaman balita korban kebakaran di Gang Melati sekaligus merangkul warga lewat edukasi mitigasi.(Foto: Istimewa)

PADANGSIDIMPUAN – Jajaran Polres Padangsidimpuan menunjukkan sisi humanis yang menyentuh hati saat hadir mendampingi seluruh prosesi pemakaman Naura, balita tiga tahun yang menjadi korban musibah kebakaran di Jalan Sutan Soripada Mulia, Gang Melati, Kota Padangsidimpuan, Rabu (26/8/2026).

Kehadiran kepolisian bukan sekadar formalitas pengamanan, melainkan bentuk empati yang dirasakan sejak jenazah almarhumah tiba di rumah duka pukul 16.30 WIB. Personel kepolisian setia mengawal rombongan pelayat saat jenazah disalatkan di Masjid Al-Muhajirin, hingga diantarkan ke peristirahatan terakhirnya di TPU Bukit Simarsayang pada pukul 17.30 WIB.

Mewakili Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval NG Desky, Kapolsek Hutaimbaru Iptu Edy Sitompul berbaur langsung di tengah gundukan tanah merah untuk menguatkan keluarga korban yang sedang terpukul.

“Kami turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Ini musibah yang sangat memilukan, terlebih karena menimpa anak yang masih kecil,” tutur Iptu Edy Sitompul dengan penuh kehangatan di sela-sela prosesi pemakaman.

Pendampingan tulus dari korps Bhayangkara ini meninggalkan kesan bagi masyarakat sekitar. Kehadiran polisi di sisi warga saat duka membuncah membuktikan bahwa fungsi pengayoman kepolisian melampaui tugas penegakan hukum semata.

Tokoh masyarakat setempat, Arief Matondang, menyampaikan apresiasi atas kepedulian moral yang diberikan jajaran Polres Padangsidimpuan kepada keluarga almarhumah.

“Kehadiran kepolisian di tengah keluarga yang sedang berduka menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi keluarga maupun masyarakat sekitar,” ungkap Arief.

Bentuk kepedulian Polres Padangsidimpuan tak berhenti pada dukungan moril di TPU Bukit Simarsayang. Merasakan kekhawatiran masyarakat di kawasan padat penduduk, kepolisian memanfaatkan momen tersebut untuk mengedukasi warga agar tragedi yang dipicu korsleting listrik dan merambat ke tabung gas pada pukul 12.00 WIB itu tak terulang.

Edy mengingatkan pentingnya pemeriksaan berkala terhadap instalasi listrik tua, kelayakan stop kontak, hingga kondisi regulator tabung gas.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah padat penduduk, agar tetap waspada. Periksa instalasi listrik secara berkala dan pastikan penggunaan tabung gas dalam kondisi aman. Pencegahan sejak dini sangat penting agar musibah serupa tidak kembali terjadi,” tegas Edy.

Petaka kebakaran yang sebelumnya sempat diisolasi secara cepat oleh tim Damkar tersebut kini ditangani secara presisi. Sembari Satreskrim Polres Padangsidimpuan bersama Tim Inafis terus melakukan penanganan medis dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti munculnya api, kepedulian yang ditunjukkan jajaran polres hari itu telah menjadi penawar duka sekaligus benteng pengingat bagi seluruh warga Gang Melati. (*)