Jumat Keliling, Kapolres Madina Ajak Jamaah Masjid Agung Bersatu Berantas Narkoba

Ikuti Saluran 110News di WhatsApp
Jumat Keliling, Kapolres Madina Ajak Jamaah Masjid Agung Bersatu Berantas Narkoba
‎Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy melaksanakan kegiatan Jumat Keliling di Masjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan. (Foto: Istimewa)

MADINA, 110 News — Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Bagus Priandy menegaskan komitmennya memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Madina.

‎Kapolres menyampaikan komitmen ini saat melaksanakan program Jumat Keliling di hadapan jamaah salat Jumat di Masjid Agung Nur Ala Nur, Panyabungan, Madina, Jumat (16/10/2026).

‎Pada kesempatan itu, Bagus kembali mengingatkan masyarakat terkait bahaya narkoba yang menyasar siapa saja tanpa pandang bulu dan hanya mendatangkan kemudaratan bagi kehidupan.

‎Bagus mengungkapkan, pihak yang paling diuntungkan dari barang haram tersebut hanyalah para pengedar. Sedangkan pengguna dan keluarganya menjadi pihak yang paling dirugikan.

‎”Narkoba sama sekali tidak memiliki manfaat dan hanya mendatangkan mudarat. Pihak yang paling banyak memanfaatkannya adalah mereka yang memperjualbelikannya. Narkoba menyasar siapa saja tanpa pandang bulu, tidak terbatas pada kalangan tertentu saja,” ujar Bagus dihadaoannpara jamaah Masjid Agung Nur Ala Nur.

‎Dia meminta para orangtua dan elemen masyarakat lebih peka serta aktif mengedukasi anggota keluarga masing-masing.

‎Menurut dia, pemahaman mendasar di tingkat keluarga merupakan langkah pencegahan dini yang paling efektif untuk membentengi generasi muda Madina dalam lima hingga sepuluh tahun kedepan.

‎”Kegagalan dalam memberantas narkoba hari ini sama saja dengan menyiapkan bahaya besar bagi masa depan daerah,” tegas AKBP Bagus.

‎Selain imbauan pencegahan, Polres Madina juga mengusung pendekatan humanis dalam program ini.

‎Bagi para pengguna yang berniat lepas dari kecanduan, kata Bagus, pihaknya siap memfasilitasi proses rehabilitasi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

‎”Bagi anggota keluarga, tetangga, atau kerabat yang sudah terlanjur menjadi pengguna dan memiliki niat tulus untuk sembuh serta bertobat, kami membuka diri untuk memfasilitasi proses rehabilitasi—meskipun ditemukan barang bukti—selama terdapat inisiatif mandiri untuk bertobat dan tetap mengikuti prosedur hukum yang berlaku,” ungkapnya.

‎Menutup kegiatan Jumat Keliling itu, Kapolres mengajak masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat untuk bahu-membahu menolak peredaran narkoba demi keselamatan bersama serta masa depan Madina yang lebih baik. (*)

‎

Redaksi 110news
Sapar Siregar

Jurnalis peliputan fakta hukum, kamtibmas, dan profil tokoh kepolisian & kemasyarakatan.