Yang sedang ramai dicari 🔥

Kamtibmas Lahir dari Rahim Toleransi, Kapolda Bengkulu Irjen Yudhi Gelar Program Minggu Kasih di Gereja HKI

Ikuti Saluran 110News di WhatsApp
Kamtibmas Lahir dari Rahim Toleransi, Kapolda Bengkulu Irjen Yudhi Gelar Program Minggu Kasih di Gereja HKI
Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid mengunjungi Gereja Huria Kristen Indonesia (HKI) di kawasan Jalan Gedang, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Minggu pagi (1/11/2026). (Foto: doc. Polda Bengkulu)

BENGKULU, 110 News – Suasana khidmat menyelimuti Gereja Huria Kristen Indonesia (HKI) di kawasan Jalan Gedang, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Minggu pagi (1/11/2026).

Di tengah lantunan doa para jemaat yang beribadah sejak pukul 09.00 WIB, hadir sosok yang mencuri perhatian: Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., OLY.

Kehadiran jenderal bintang dua yang didampingi Dirsamapta Polda Bengkulu Kombes Pol Musa Hengky P., S.I.K., S.H., M.H. bersama jajaran personelnya ini bukan sekadar kunjungan dinas formal.

Lewat program Minggu Kasih—sebuah terobosan dalam skema Quick Wins Kapolri—Seragam Cokelat melebur tanpa sekat bersama warga, mendengarkan detak jantung aspirasi masyarakat secara langsung.

Merawat Harmoni di Tanah Bumi Rafflesia

Bagi Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid, stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tidak pernah berdiri sendiri. Keamanan sejatinya tumbuh dari rahim toleransi dan saling menghargai antarumat beragama di Tanah Bumi Rafflesia.

Dalam dialog interaktif yang berlangsung penuh kehangatan, Kapolda menggarisbawahi pentingnya menjaga fondasi kerukunan sebagai kunci keharmonisan daerah.

“Kami menghimbau kepada seluruh jemaat untuk terus menjaga kerukunan umat beragama. Mari kita jaga toleransi, saling menghormati, dan bersama-sama menjaga Kamtibmas di Provinsi Bengkulu agar tetap aman, damai, dan kondusif,” tutur Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid di hadapan ratusan jemaat HKI.

Kehadiran jajaran Kepolisian di tempat ibadah ini menegaskan visi bahwa Polri hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang suku, agama, ras, maupun antargolongan (SARA).

Akses Cepat 24 Jam dan Ketegasan Integritas

Tak hanya membawa pesan kedamaian, Kapolda Bengkulu juga memastikan kepolisian hadir secara nyata sebagai pelindung dan pengayom. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan saluran komunikasi cepat milik kepolisian jika menemui potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

“Apabila Bapak dan Ibu jemaat menemukan kejadian atau permasalahan Kamtibmas di lingkungan sekitar, jangan ragu segera hubungi Call Center 110. Kami siap 24 jam, akan ada anggota Polri yang datang untuk membantu menangani permasalahan yang terjadi,” jelasnya.

Menariknya, komitmen pelayanan publik ini diimbangi dengan ketegasan internal. Di tengah suasana kekeluargaan tersebut, Kapolda secara terbuka meminta masyarakat untuk tidak segan melaporkan jika ada oknum kepolisian yang berulah atau melanggar aturan di lapangan.

“Apabila Bapak Ibu menemukan ada anggota kami yang menyimpang, menyeleneh, atau mengganggu masyarakat, silakan laporkan kepada kami. Akan kami tindak tegas apabila ada anggota yang melanggar. Kami ingin Polri benar-benar menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tegas perwira tinggi berlatar belakang atlet olimpiade tersebut.

Rajut Masa Depan Kondusif

Gereja HKI Kelurahan Jalan Gedang hari itu menjadi saksi bagaimana dialog sederhana mampu mencairkan sekat antara institusi penegak hukum dan warga. Rangkaian kegiatan ibadah dan silaturahmi Minggu Kasih diakhiri dengan suasana tertib, aman, dan penuh senyum kekeluargaan.

Melalui langkah-langkah humanis seperti ini, Polda Bengkulu terus mengukuhkan komitmennya: merawat kerukunan antarumat beragama sekaligus memastikan keamanan masyarakat terjaga hingga ke sudut-sudut pemukiman.

Redaksi 110news
Mada Mahfud

Jurnalis peliputan fakta hukum, kamtibmas, dan profil tokoh kepolisian & kemasyarakatan.