Kapolda Bengkulu Rangkul Keringat dan Harapan Pemuda Mukomuko

Ikuti Saluran 110News di WhatsApp
Kapolda Bengkulu Rangkul Keringat dan Harapan Pemuda Mukomuko
Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid mendengarkan langsung keluhan dan harapan para peserta serta instruktur pelatihan kerja di BLK Mukomuko melalui program POLIRAN. (Foto: Istimewa)

BENGKULU, 110 News – Atap gedung yang lapuk dan keterbatasan alat tak menyurutkan tekad belasan pemuda Desa Tanah Rekah untuk menimba ilmu di Balai Latihan Kerja (BLK) Mukomuko. Di tengah deru mesin jahit dan aroma pelumas bengkel yang menyengat, ruang kelas yang teduh itu mendadak hangat saat langkah kaki Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid hadir melintasi pintu utama.

Kunjungan itu bukan sekadar agenda protokol biasa, melainkan panggung kecil bagi para pencari kerja lokal untuk meluapkan gundah gulana yang selama ini terpendam.

Dalam lingkaran dialog yang cair tanpa sekat, suara para instruktur dan peserta pelatihan akhirnya mendapat ruang untuk didengar. Seorang guru pembimbing menyuarakan langsung betapa pentingnya kondisi fisik bangunan serta fasilitas pendukung yang sudah using. Padahal, dari ruangan bersahaja inilah calon tenaga kerja mandiri digembleng.

Mendengar penuturan jujur tersebut, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi tidak hanya hadir sebagai pengayom keamanan, tetapi bertindak langsung sebagai jembatan yang menghubungkan jeritan di daerah dengan pembuat kebijakan di pusat.

Yudhi menegaskan persoalan pengangguran merupakan tanggung jawab sosial yang harus ditangani bersama dengan empati mendalam.

“Melalui program POLIRAN, Polda Bengkulu berupaya menghadirkan kepedulian Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan mengurangi persoalan pengangguran,” ujar Yudhi di hadapan para peserta.

Komitmen itu ditindaklanjuti dengan janji Kapolda Bengkulu untuk meneruskan seluruh aspirasi teknis perbaikan fasilitas BLK Mukomuko langsung ke meja Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Langkah ini menghidupkan kembali secercah harapan bagi generasi muda di pelosok Mukomuko, bahwa keterampilan yang mereka pelajari hari ini kelak didukung oleh sarana yang layak demi menjemput masa depan yang lebih berdaya saing. (*)

Redaksi 110news
Saparuddin Siregar

Jurnalis peliputan fakta hukum, kamtibmas, dan profil tokoh kepolisian & kemasyarakatan.