BENGKULU, 110 News – Kapolda Bengkulu membuktikan tekad Polisi Bersama Masyarakat dengan membangun rumah warga melalui Program Bedah Rumah. Hingga kini sudah 84 rumah warga kurang mampu, dibangun kembali.
Baru-baru ini, Kapolda Bengkulu Irjen Yudhi Sulistianto Wahid terlibat langsung dengan meletakkan batu pertama (ground breaking) pembangunan rumah ke-84 yang berlokasi di Desa Jeranglah Rendah, Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan. 
Rumah yang dibangun, milik Saning, seorang warga lokal yang sehari-hari bekerja sebagai petani. Kapolda Bengkulu menegaskan bahwa kehadiran Polri harus membawa manfaat langsung di tengah-tengah masyarakat.
“Sinergi dan semangat gotong royong ini menjadi landasan utama kami dalam melayani masyarakat. Melalui program bedah rumah, Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga untuk memberikan manfaat nyata dan menjadi bagian dari solusi atas kesulitan yang dihadapi warga,” kata Irjen Yudhi Sulistianto Wahid.
Irjen Yudhi Sulistianto Wahid menyatakan Polda Bengkulu akan terus menghadirkan kepedulian sosial termasuk membantu warga memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman.
Keberhasilan dan kelancaran pembangunan 84 rumah ini bersumber dari kolaborasi erat serta kepedulian internal jajaran kepolisian beserta para pemangku kepentingan.
Pendanaan utama program ini mengandalkan inovasi internal bernama SRIDURI (Sehari Dua Ribu Rupiah), sebuah gerakan kesadaran yang mengumpulkan donasi sukarela dari para anggota Polri sebesar dua ribu rupiah setiap hari.
Selain dari gerakan SRIDURI, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Polda Bengkulu bersama pemerintah daerah setempat turut memperkuat sinergi dan dukungan operasional pembangunan.