Sentuhan Kasih Ny. Juliati Sigit Prabowo Hadirkan Kehidupan Baru Lewat Air Bersih di Tanah Rencong

Ikuti Saluran 110News di WhatsApp
Sentuhan Kasih Ny. Juliati Sigit Prabowo Hadirkan Kehidupan Baru Lewat Air Bersih di Tanah Rencong

ACEH – Suasana haru dan kebahagiaan menyelimuti Desa Jamur Labu, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang pada Kamis, 24 September 2026. Di bawah tenda peresmian yang dihiasi untaian melati anggun, Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo memotong pita sebagai tanda hadirnya sumber kehidupan baru bagi ribuan warga di pelosok Aceh.

Didampingi Wakil Ketua Umum Bhayangkari Ny. Martha Dedi Prasetyo dan Ketua Bhayangkari Daerah Aceh Ny. Sari Ruddi, langkah pengabdian ini ditandai dengan pemutaran kran air serta penandatanganan prasasti bantuan sumur bor Bhayangkari Peduli.

Dalam momen Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 tersebut, gemercik air jernih yang mengalir segar menjadi simbol terhapusnya dahaga dan kesulitan masyarakat yang selama ini terisolasi dari akses air bersih.

Selama bertahun-tahun, krisis air bersih menjadi tantangan berat yang harus dihadapi warga di berbagai daerah pedalaman Aceh.

Untuk sekadar memenuhi kebutuhan memasak dan minum, warga terbiasa menempuh perjalanan jauh melintasi perbukitan terjal sembari membawa wadah penampung air. Senyum lega dan binar bahagia kini memancar dari wajah para penduduk desa saat menyaksikan air jernih mengalir langsung di dekat kediaman mereka tanpa perlu lagi menguras tenaga menaiki perbukitan.

Ungkapan syukur yang mendalam terpancar jelas dari warga penerima manfaat saat menggelar dialog interaktif secara virtual bersama Ketua Umum Bhayangkari.

Salah seorang tokoh masyarakat Aceh Tengah tak mampu menyembunyikan rasa haru dan bahagianya saat menyampaikan terima kasih secara langsung kepada Ny. Juliati Sigit Prabowo. Dia menuturkan betapa besarnya perubahan kualitas hidup yang dirasakan warga setelah bantuan infrastruktur air bersih ini berdiri di desa mereka.

“Hari ini, air bersih yang sangat kami rindukan, alhamdulillah sudah terwujud melalui bantuan Ibu Kapolri. Terima kasih kepada Ibu atas bantuan sosial, bakti kesehatan, dan air bersih bagi kami. Ini sungguh sangat bermanfaat. Semoga Ibu dan keluarga diberikan kesehatan dan kebahagiaan,” tutur tokoh masyarakat tersebut dengan nada penuh keharuan melalui sambungan virtual.

Mendengar tuturan tulus dari warga di pelosok, Ny. Juliati Sigit Prabowo memberikan pesan hangat yang menyejukkan hati. Dia mengatakan program Bhayangkari Peduli dirancang untuk memberikan manfaat nyata yang berkesinambungan bagi masyarakat luas.

Ketua Umum Bhayangkari tersebut juga mengimbau warga agar merawat dengan baik seluruh fasilitas infrastruktur air yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan hingga jangka panjang.

“Semoga sumur bor yang telah dibangun bermanfaat bagi masyarakat dan tolong dirawat agar bisa terus digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih serta instalasi yang layak,” ucap Ny. Juliati.

Kehadiran gerakan Bhayangkari Peduli di tanah Aceh tidak hanya menyentuh satu wilayah, melainkan meluas secara masif hingga ke berbagai pelosok.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto menjelaskan, total terdapat 82 titik sumur bor dan instalasi air bersih yang telah rampung dibangun dan diresmikan untuk masyarakat.

Sebaran titik tersebut mencakup 40 titik di Kota Langsa, 30 titik di Kabupaten Aceh Tamiang, 4 titik di Bener Meriah, 3 titik di Aceh Tengah, 3 titik di Bireuen, serta 2 titik di Kabupaten Aceh Utara.

“Sebanyak 82 titik sumur bor dan instalasi air bersih bantuan Bhayangkari Peduli hari ini telah diresmikan dan sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Air telah mengalir sebagai simbol hadirnya manfaat nyata Bhayangkari bagi masyarakat Aceh,” tegas Joko Krisdiyanto.

Kepedulian dan jiwa sosial Ny. Juliati Sigit Prabowo tak berhenti pada penyediaan sarana air bersih. Pada momentum HKGB ke-74 ini, bakti sosial berskala besar juga disalurkan untuk meringankan beban ekonomi serta menjaga kesehatan masyarakat.

Sebanyak 6.000 paket sembako dibagikan, terdiri dari 4.000 paket dari Pengurus Pusat dan 2.000 paket dari Pengurus Daerah Bhayangkari Aceh. Sebanyak 2.000 paket diserahkan secara langsung di Desa Jamur Labu. Sementara sisanya didistribusikan secara virtual dan bertahap ke Kota Langsa, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Utara, serta Bireuen.

Masa depan pendidikan anak-anak Aceh pun mendapatkan perhatian khusus. Sebanyak 864 paket perlengkapan sekolah diserahkan untuk mendukung semangat belajar generasi penerus, terbagi atas 379 paket untuk anak SD, 271 paket untuk anak SMP, dan 214 paket untuk anak SMA.

Selain itu, disalurkan pula 800 paket bantuan khusus yang menyasar 200 anak terindikasi stunting, bantuan khitanan massal bagi 80 anak, bantuan kesehatan untuk 100 ibu hamil, penanganan medis bagi 20 pasien operasi katarak dan bibir sumbing, serta 400 paket mainan anak-anak.

Rangkaian perhatian ini menegaskan komitmen mulia Bhayangkari dalam merawat harapan dan mengukir senyum kebahagiaan di masyarakat Aceh. (*)

Redaksi 110news
Sapar Siregar

Jurnalis peliputan fakta hukum, kamtibmas, dan profil tokoh kepolisian & kemasyarakatan.