KOTA BEKASI – Saat sebagian besar warga Kota Bekasi terlelap di balik pintu rumah yang terkunci rapat, segelintir personel kepolisian justru menembus pekatnya malam. Lonceng Mapolsek Bekasi Barat baru saja menyuarakan tengah malam ketika deretan motor dan mobil patroli mulai dinyalakan, siap menyisir sudut-sudut kota yang kerap menyembunyikan potensi bahaya.
Langkah ITU bukan sekadar rutinitas penegakan hukum, melainkan strategi pencegahan proaktif yang menggeser fokus dari menindak kejahatan menjadi menggagalkannya sebelum niat itu terwujud.
Melalui skema bertajuk ‘Jaga Jakarta On The Spot’, penyisiran difokuskan pada koridor-koridor rawan seperti Jalan Patriot, Jalan KH. Noer Ali, kawasan Gerbang Tol Bintarajaya, hingga riuk aktivitas dini hari di Pasar Pagi Bintara.
Di tengah kesiapan personel sebelum bergerak menyusuri jalanan, Perwira Pengendali Polsek Bekasi Barat AKP Marsono memberikan pengarahan terkait komitmen jajarannya di lapangan.
“Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot ini, kami berupaya mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, khususnya kejahatan jalanan dan tawuran, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar AKP Marsono.
Pendekatan ini memadukan mobilitas tinggi dan pengawasan ketat. Tak hanya bergerak menyusuri lorong dan jalan utama, aparat juga menggelar pemantauan stasioner di titik strategis seperti Jalan I Gusti Ngurah Rai. Patroli itu dirancang untuk mematahkan ruang gerak para pelaku kejahatan jalanan dan kelompok remaja yang berniat tawuran di jam-jam rawan.
Kehadiran seragam cokelat di tengah temaram lampu jalan menjadi garis pertahanan terdepan dalam menjaga denyut kehidupan malam kota. Keberadaan petugas yang siap di lapangan mengembalikan rasa tenang bagi para pekerja malam, pedagang, maupun pengguna jalan yang terpaksa melintas di saat kota sedang tertidur lelap. (*)