Bina Karakter Kepedulian Sosial, 774 Siswa SPN Polda Metro Jaya Bakti Sosial di Srogol Bogor

Ikuti saluran 110News.com di WhatsApp
Bina Karakter Kepedulian Sosial, 774 Siswa SPN Polda Metro Jaya Bakti Sosial di Srogol Bogor
Bina karakter kepedulian sosial, sebanyak 774 siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya di Lido, Kabupaten Bogor, mengikuti kegiatan bakti sosial dengan membagikan bantuan sembako kepada warga sekitar, Jumat (4/9/2026). Foto: doc. Polri

BOGOR –  Bina karakter kepedulian sosial, sebanyak 774 siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya di Lido, Kabupaten Bogor, mengikuti kegiatan bakti sosial dengan membagikan bantuan sembako kepada warga sekitar, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan Jumat Berkah SPN PMJ Peduli kali ini di wilayah kampung Sawah Asep, Desa Srogol, Kabupaten Bogor.

Kegiatan menjadi bagian dari proses pembentukan karakter para calon Bintara Polri. Para siswa tidak hanya mendapatkan pendidikan dan keterampilan kepolisian, tetapi juga dibekali kepedulian terhadap kondisi masyarakat.

Kepala SPN Polda Metro Jaya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nilai Tribrata dan Catur Prasetya.

‎”Kami ingin menanamkan sejak dini kepada para siswa bahwa menjadi Polisi bukan hanya kuat secara fisik, tetapi juga harus memiliki hati yang peduli. Karena Polri hadir untuk mengayomi dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, bantuan sembako disalurkan kepada 10 warga kurang mampu yang tinggal di sekitar lingkungan SPN Polda Metro Jaya. Penyaluran dilakukan dengan melibatkan pengurus lingkungan setempat.

Selain pembagian sembako, SPN Polda Metro Jaya juga memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat melalui poliklinik yang berada di lingkungan SPN.

Menurut Abdul Waras, fasilitas yang dimiliki lembaga pendidikan Polri tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.

Dia menambahkan, kegiatan sosial akan dilakukan secara berkala dengan menyesuaikan kebutuhan warga. SPN juga menyiapkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air selama musim kemarau.

Abdul Waras berharap keterlibatan siswa dalam kegiatan sosial dapat membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menanamkan semangat melayani sejak masih menjalani pendidikan.

Dia menegaskan, pembentukan karakter calon polisi tidak cukup hanya dengan menguasai ilmu kepolisian. Para siswa juga harus memahami bahwa kehadiran polisi harus mampu memberikan manfaat dan solusi bagi masyarakat.

Sebanyak 774 siswa tersebut saat ini menjalani pendidikan calon Bintara Polri selama sekitar lima bulan sebelum nantinya ditugaskan sebagai anggota Polri.