Yang sedang ramai dicari 🔥

Jumat Keliling Kapolda Bengkulu, Menenun Damai Masyarakat Bersama Irjen Yudhi

Ikuti Saluran 110News di WhatsApp
Jumat Keliling Kapolda Bengkulu, Menenun Damai Masyarakat Bersama Irjen Yudhi
Kapolda Bengkulu bersama jamaah Salat Jumat Masjid Raya Baitul Izah, Kecamatan Padang Harapan, Kota Bengkulu. (Foto: doc. Polda Bengkulu)

BENGKULU, 110 News – Deret saf di Masjid Raya Baitul Izah, Kecamatan Padang Harapan, Kota Bengkulu, siang itu berderet rapi dan tenteram. Namun, di balik khusyuknya lantunan doa dan sujud, ada helaan napas hangat yang mencairkan kekakuan antara aparat keamanan dan warga sipil.

Di sana, Kepala Kepolisian Daerah Bengkulu, Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., OLY., duduk bersila bersama para jamaah, menyatu dalam agenda ibadah sekaligus menunaikan janjinya merawat ruang publik melalui program Jumat Keliling.

Langkah kaki jenderal bintang dua ini ke rumah ibadah bukan sekadar seremoni seragam formal. Mengacu pada agenda Quick Wins Kapolri untuk personel Polri senantiasa dekat dengan masyarakat, kehadiran Kapolda Bengkulu menjadi manifestasi nyata dari langkah kepolisian yang humanis.

Di tengah masyarakat bengkulu yang kental dengan nilai-nilai religiusitas dan kebudayaan melayu, sajadah masjid bertransformasi menjadi panggung dialog paling jujur—tanpa sekat protokol yang kaku.

Seusai salam penutup shalat, alih-alih bergegas pergi, Kapolda Bengkulu membuka ruang komunikasi seraya mendengarkan langsung apa yang menjadi kegelisahan warga, mulai dari isu keamanan lingkungan, ketertiban umum, hingga efektivitas pelayanan kepolisian di tingkat tapak.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Bengkulu menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Keliling bukan sekadar kegiatan ibadah bersama, tetapi juga menjadi wadah bagi Polri untuk mendengarkan suara masyarakat.

“Melalui kegiatan Jumat Keliling ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Kami ingin mendengar secara langsung aspirasi, masukan maupun keluhan masyarakat. Apa yang disampaikan tentunya menjadi perhatian kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat,” ungkap Kapolda Bengkulu.

Kehadiran sosok pimpinan tertinggi Polda Bengkulu di tengah saf jemaah masjid raya tersebut menegaskan arah baru pola pengamanan yang menekankan pencegahan berbasis kemitraan community policing.

Ketika tindak kejahatan jalanan maupun potensi gangguan ketertiban umum sering kali bermula dari miskomunikasi di tingkat akar rumput, kehadiran negara dalam bentuk dialog hangat di dalam masjid menjadi benteng pencegahan terdepan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta tidak ragu menyampaikan informasi maupun permasalahan yang membutuhkan kehadiran Polri.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Kami membutuhkan dukungan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Mari bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” tambahnya.

Catatan aspirasi, saran, dan keluhan yang terkumpul dalam perjumpaan tersebut akan diolah menjadi bahan evaluasi berkala bagi Polda Bengkulu beserta jajaran polres di wilayahnya.

Komitmen ini membuktikan bahwa jargon pelayanan, perlindungan, dan pengayoman bukan sebatas narasi di atas kertas, melainkan aksi nyata yang hadir secara presisi, responsif, dan menyentuh sisi humanis masyarakat Bengkulu.

Redaksi 110news
Mada Mahfud

Jurnalis peliputan fakta hukum, kamtibmas, dan profil tokoh kepolisian & kemasyarakatan.