JAKARTA, 110 News– Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan kunjungan silaturahmi ke Gedung Kejaksaan Agung RI di Jakarta Selatan pada Rabu (14/10/2026).
Dalam pertemuan resmi tersebut, Kapolri menemui Jaksa Agung ST Burhanuddin beserta jajaran pejabat utama Kejaksaan Agung untuk menegaskan komitmen penguatan sinergi, harmonisasi penyidikan, dan kolaborasi penegakan hukum di Indonesia.
Langkah ini menjadi kunjungan kerja resmi pertama Suyudi Ario Seto ke lembaga penegak hukum mitra usai menjabat sebagai Kapolri. Kedua pemimpin lembaga berdiskusi intensif mengenai langkah strategis untuk mempercepat penanganan perkara pidana serta mengoptimalkan koordinasi penyidik kepolisian dan penuntut umum kejaksaan di seluruh wilayah Indonesia.
Kapolri menjelaskan bahwa kepolisian dan kejaksaan memegang peran sentral dalam *criminal justice system* atau sistem peradilan pidana terpadu. Oleh karena itu, komunikasi yang harmonis serta penyamaan persepsi antarpenegak hukum menjadi kunci utama untuk memberikan kepastian hukum dan rasa adil bagi publik.
“Pada pagi hari ini, kami selaku pejabat Kapolri yang baru tentunya harus bersilaturahmi kepada rekan-rekan kerja kami. Yang pertama ini adalah Pak Jaksa Agung. Kami ingin membangun silaturahmi dan juga sinergisitas yang lebih baik, yang selama ini sudah terjaga dan mudah-mudahan ke depan lebih baik lagi,” ujar Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto di Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Pihaknya mendorong agar koordinasi lapangan antara penyidik Polri dan jaksa penuntut umum berjalan makin efektif dari tingkat Mabes dan Kejaksaan Agung hingga jajaran Polres dan Kejaksaan Negeri di daerah. Pola kerja sama yang padu ini diharapkan mampu memangkas kendala administratif dalam proses bolak-balik berkas perkara (P-19) sehingga penanganan kasus mencapai status lengkap (P-21) dengan lebih cepat.
“Kami semua adalah bagian daripada criminal justice system, yang tentunya harus bersinergi dan berkolaborasi dalam rangka memberikan kepastian hukum. Ini juga menjadi harapan masyarakat Indonesia,” tegasnya.
Selain membahas efektivitas penanganan perkara, Kapolri memastikan jajaran kepolisian terus mendukung penuh kelancaran tugas-tugas kejaksaan, termasuk penyediaan bantuan pengamanan pengawalan fisik serta operasional sesuai nota kesepahaman (*memorandum of understanding*) yang mengikat kedua lembaga.
“Hubungan antara penyidik dengan teman-teman di Kejaksaan bisa lebih sinergis lagi, mulai dari Kejaksaan Agung sampai ke wilayah-wilayah, di kejaksaan negeri di seluruh Indonesia. Polri tentunya senantiasa akan memberikan dukungan kepada jajaran Kejaksaan,” lanjut Suyudi.
Kapolri optimistis bahwa penguatan kolaborasi antarlembaga ini memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan penegakan hukum yang transparan.
Komitmen ini sekaligus mempertegas semangat “Polisi Bersama Masyarakat” dalam mengayomi warga serta menghadirkan rasa aman, nyaman, dan keadilan substantif di seluruh penjuru Tanah Air.