Yang sedang ramai dicari 🔥

Komjen Pol. Dadang Hartanto Meretas Jalan Menuju Kepolisian yang Bersih dan Dicintai

Ikuti Saluran 110News di WhatsApp
Komjen Pol. Dadang Hartanto Meretas Jalan Menuju Kepolisian yang Bersih dan Dicintai
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto mengajak ngobrol siswa I C, III A, dan VI C SD Gunung 01, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (12/10/2026) pagi. (Foto: Humas Polda Metro Jaya)

JAKARTA, 110 News – Ibukota yang berpacu dengan waktu kerap memunculkan kecemasan di benak warga ketika berhadapan dengan hukum. Namun, seberkas harapan kini menyeruak dari markas Polda Metro Jaya seiring instruksi Komjen Pol. Dadang Hartanto kepada seluruh jajarannya untuk mengedepankan pelayanan yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dadang melontarkan arahan tegas tersebut untuk meruntuhkan sekat antara aparat dan warga. Dia menekankan bahwa penegakan hukum wajib berjalan secara profesional, objektif, dan berkeadilan demi menjaga kepercayaan publik.

“Kehadiran polisi harus benar-benar memberikan manfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Dadang di Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Langkah ini menyasar akar persoalan yang sering memicu keluhan publik. Tugas kepolisian tidak lagi cukup berpatokan pada kewenangan dan prosedur formal belaka. Setiap personel kini dituntut mengasah kepekaan nurani terhadap penderitaan warga. Mereka wajib memberikan solusi melalui pelayanan yang cepat, mudah, dan tepat.

Pendekatan dingin yang kaku harus berganti menjadi kehangatan menyapa warga. Dadang meminta seluruh jajaran membangun kedekatan melalui komunikasi yang terbuka. Anggota polisi di lapangan wajib mendengarkan aspirasi warga dengan sikap ramah dan penuh penghormatan.

Kualitas pelayanan menjadi pilar utama dalam merajut kembali benang kepercayaan yang sempat renggang. Suara, kritikan, dan aduan dari masyarakat kini memegang peranan penting dalam perbaikan internal kepolisian.

“Keluhan serta masukan dari masyarakat juga perlu dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepolisian,” ujarnya.

Aparat kepolisian di lapangan dilarang keras memandang laporan warga sebagai sekadar formalitas di atas kertas. Setiap masukan harus menjadi cermin pembenahan kinerja secara menyeluruh.

Dalam ruang penegakan hukum, keadilan substantif menjadi hukum tertinggi. Dadang mengingatkan penyidik untuk menangani setiap perkara murni berdasarkan fakta, alat bukti, dan ketentuan hukum yang berlaku.

Proses hukum wajib menjunjung tinggi profesionalisme serta menghormati hak asasi setiap pihak tanpa pandang bulu. Penegakan hukum tidak hanya berhenti pada kepastian di atas kertas, tetapi harus mengalirkan rasa keadilan di tengah kehidupan warga.

Perubahan besar ini menuntut keteladanan dari jajaran atas. Dadang meminta para perwira menengah menjadi panutan bagi personel di satuan masing-masing. Para pimpinan wajib memastikan nilai integritas, disiplin, dan pengabdian tulus benar-benar hidup dalam tugas sehari-hari.

Satu pelanggaran kecil dari anggota dapat merusak integritas seluruh lembaga. Itu sebabnya, seluruh personel diimbau menjauhi tindakan arogan yang dapat mencederai hati rakyat. Melalui semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat’, Polda Metro Jaya meretas jalan baru menuju kepolisian yang bersih dan dicintai.

“Polda Metro Jaya berkomitmen menghadirkan kepolisian yang semakin dipercaya dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya. (*)

Redaksi 110news
Sapar Siregar

Jurnalis peliputan fakta hukum, kamtibmas, dan profil tokoh kepolisian & kemasyarakatan.