JAKARTA, 110 News – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto mengusung gebrakan baru dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Ibu Kota Jakarta melalui pendekatan pemulihan ekonomi dan pemberdayaan warga.
Untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor itu, Komjen Dadang menemui Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Balai Kota Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Kini Kapolda tidak lagi mengandalkan penindakan hukum semata di kawasan rawan narkoba dan kriminalitas, tetapi juga melalui program pemberdayaan masyarakat agar lingkungan pemukiman warga menjadi lebih aman, layak, dan kondusif.
Melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran), Polda Metro Jaya mendorong pemberian pelatihan keterampilan serta pembukaan kesempatan kerja bagi warga. Langkah ini bertujuan memutus akar masalah kejahatan yang sering dipicu oleh persoalan ekonomi.
Pemprov Jakarta mendukung terobosan ini dengan membebaskan biaya transportasi umum seperti Transjakarta, LRT, dan MRT bagi para pencari kerja. Kebijakan ini diharapkan mempermudah mobilitas warga dalam meraih peluang pekerjaan.
Selain pemberdayaan ekonomi, kolaborasi ini memperkuat pengamanan sarana publik dan edukasi usia dini. Kepolisian akan melipatgandakan pemanfaatan jaringan CCTV serta memperketat pengawasan di moda transportasi umum.
Polisi juga mendatangi sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi pencegahan perundungan dan pembentukan karakter anak.
Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo menyambut positif sinergi ini bersama Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Adex Yudiswan beserta jajaran pejabat utama. Dia mencontohkan kesuksesan pengamanan pertandingan Persija melawan Persib sebagai bukti efektivitas kerja sama yang telah terjalin.
Komjen Dadang menegaskan partisipasi aktif warga dan pemerintah daerah menjadi kunci terciptanya keamanan yang berkelanjutan di Jakarta.
“Keamanan tidak bisa dibangun oleh polisi sendiri. Dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami ingin memperkuat pencegahan, pemberdayaan masyarakat, serta berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan di Jakarta,” kata Kapolda. (*)