Langkah Proaktif Korsabhara Baharkam Polri Antisipasi Ancaman Bencana Akhir Tahun

Ikuti Saluran 110News di WhatsApp
Langkah Proaktif Korsabhara Baharkam Polri Antisipasi Ancaman Bencana Akhir Tahun
Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana Alam Tahun 2026 yang dihelat pada Rabu (4/11/2026) dipimpin Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol. Jossy Kusumo. (Foto: Istimewa)

DEPOK, 110 News – Korps Sabhara Baharkam Polri proaktif memitigasi bencana alam akhir tahun dengan memadukan kekuatan personel, teknologi sarana prasarana modern, serta satuan satwa terlatih di wilayah Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana Alam Tahun 2026 yang dihelat pada Rabu (4/11/2026) itu dipimpin Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol. Jossy Kusumo. Kehadiran kekuatan gabungan sebanyak 305 personel yang terdiri dari unsur Polri, Basarnas, Pemadam Kebakaran, hingga BPBD menegaskan komitmen kolaborasi lintas sektor yang solid dalam menghadapi potensi darurat bencana.

Dalam arahannya di hadapan para pejabat terkait seperti Deputi Operasi Pencarian dan Pertolongan dan Kesiapsiagaan Basarnas Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso dan Kepala Dinas Damkar Kota Depok Rahman Pujianto, Jossy menekankan kecepatan respons harus selalu diiringi dengan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur demi keselamatan bersama. Fokus pengamanan diarahkan pada peningkatan patroli di titik-titik rawan serta edukasi mitigasi kepada warga sekitar.

Pendekatan operasional dalam siaga bencana kali ini juga menonjolkan inovasi taktis melalui pelibatan satwa khusus dari unit K-9 untuk pencarian korban tertimbun serta satwa Kuda Turangga yang diandalkan untuk menembus wilayah terisolasi dan mendistribusikan logistik.

Selain itu, kesiapan armada pendukung seperti kendaraan taktis (Rantis) SAR, perahu karet evakuasi, hingga perangkat penyedia air bersih Watergen disiagakan secara penuh untuk menjamin kebutuhan dasar pengungsi nantinya.

Mengusung prinsip sinergi kemanusiaan yang kuat, institusi kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu-membahu membangun ketahanan wilayah terhadap bencana. Pendekatan kultural dan kolaboratif ini diharapkan mampu meminimalisasi risiko korban jiwa sekaligus mempercepat pemulihan di daerah terdampak.

Sebagaimana ditekankan Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol. Jossy Kusumo dalam penutup arahannya, penanggulangan bencana memerlukan kebersamaan yang utuh antara aparat negara dan warga. “Polisi bersama masyarakat, bersama kita hadapi bencana, bersama kita selamatkan sesama,” tegas Jossy. (*)

Redaksi 110news
Saparuddin Siregar

Jurnalis peliputan fakta hukum, kamtibmas, dan profil tokoh kepolisian & kemasyarakatan.