JAMBI – Dedikasi tulus melampaui batas kewajiban administratif menjadikan Aipda Arjunif sebagai sosok Bhabinkamtibmas yang sangat dihormati di wilayah hukum Polres Bungo, Jambi. Konsistensinya merajut harmoni dari akar rumput mengantarkannya meraih predikat Juara Terbaik Kategori Perseorangan Kelompok Peace dalam ajang bergengsi Kompolnas Award 2026. Pencapaian tingkat nasional ini buah dari pendekatan humanisnya yang berdampak langsung bagi masyarakat tapak desa.
Bahkan, masyarakat setempat tak ragu menjulukinya sebagai jelmaan Jenderal Hoegeng versi moderen. Julukan bernilai tinggi ini lahir dari rekam jejak kejujuran, ketulusan, serta sikapnya yang menolak berjarak dengan rakyat jelata. Salah satu bukti pengabdian transformatifnya adalah keberhasilannya menyulap area bekas galian Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang terbengkalai menjadi sebuah cekungan penampung air bernama Telago Air Hitam.
Kini, embung buatan tersebut telah menjadi urat nadi kehidupan warga sekitar. Air yang tertampung di dalamnya menjadi solusi untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kerap mengancam, sekaligus diandalkan untuk mengairi area perkebunan.
Lebih dari sekadar fungsi ekologis, Arjunif menginisiasi kawasan tersebut sebagai area budidaya ikan untuk mendukung ketahanan pangan warga, sekaligus menjadikannya ruang komunal yang sukses mempererat kebersamaan sosial antar-masyarakat.
Pria kelahiran Kerinci tahun 1979 ini sejatinya membangun fondasi pengabdiannya dari bawah. Dia mengawali karier sebagai Tamtama Polri yang bertugas menjaga wilayah perairan di Ditpolairud Batam pada periode 2000 hingga 2009.
Setelah berpindah tugas ke Polda Jambi dan Polsek Babeko, peraih gelar Sarjana Ilmu Pemerintahan ini akhirnya menemukan panggilan sejati sebagai Bhabinkamtibmas pada tahun 2016. Membina Desa Sepunggur dan Desa Tuo Sepunggur di wilayah Polsek Bathin II Babeko, dia membuktikan kepiawaiannya dalam membangun sinergi yang kokoh antara pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat demi menjaga keamanan secara persuasif.
Kerja keras tanpa pamrih ini pada akhirnya bergaung hingga ke Ibu Kota dan diakui oleh pimpinan tertinggi di wilayahnya. Pada apel pagi yang digelar di Lapangan Hitam Mapolda Jambi pada Senin (21/9/2026), Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar secara langsung menyerahkan penghargaan khusus kepada Aipda Arjunif di hadapan para Pejabat Utama dan personel kepolisian lainnya.
Dalam amanatnya, Kapolda Jambi menegaskan apresiasi ini bukti bahwa pendekatan sosiologis dalam kepolisian sama pentingnya dengan penegakan hukum.
“Pemberian penghargaan ini bukanlah kegiatan biasa, melainkan bentuk apresiasi dan penghargaan atas dedikasi serta prestasi personel Polri. Terlebih penghargaan yang diraih Aipda Arjunif merupakan Kompolnas Award sebagai Juara Terbaik Kategori Perseorangan Peace,” ujar Krisno H. Siregar.
Lebih lanjut, perwira tinggi berpangkat bintang dua di pundak ini mengungkapkan rasa bangganya seraya menitipkan pesan moral kepada seluruh jajarannya untuk meneladani ketulusan Aipda Arjunif dalam melayani masyarakat.
“Teruslah berbuat baik meskipun tanpa harus diajarkan. Laksanakan tugas dengan disiplin dan jangan pernah berkhianat terhadap amanah yang telah diberikan. Bekerjalah dengan ikhlas, berikan yang terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas, dan jangan pernah berhenti berbuat baik,” tegasnya.
Sebagaimana ditekankan pimpinannya, apresiasi tinggi dari institusi dan masyarakat ini bukanlah garis akhir bagi sang Hoegeng Modern, melainkan gerbang pembuka menuju tanggung jawab kerakyatan yang jauh lebih besar di Tanah Bungo. (*)