BENGKULU, 110 News – Menyetir kendaraan berjam-jam demi menyambung hidup seringkali membuat para pengemudi ojek dan travel di Kota Bengkulu melupakan kesehatan mereka sendiri, hingga akhirnya sebuah sapaan santai dari pucuk pimpinan Polda Bengkulu mengubah keluhan di pangkalan menjadi kepedulian nyata.
Suasana riuh Pasar Panorama mendadak terasa lebih hangat ketika tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Bengkulu datang menghampiri para pengemudi ojek, sopir travel, hingga para pedagang, Kamis (5/11/2026).
Kehadiran tenaga medis berseragam putih itu bukan tanpa alasan. Sehari sebelumnya, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid menyusuri sudut-sudut pangkalan untuk mendengarkan langsung isi hati para pekerja jalanan yang kerap mengeluhkan badan pegal, tekanan darah tinggi, hingga kelelahan kronis akibat tuntutan mobilitas tinggi di jalan raya.

Keluhan-keluhan sederhana yang disampaikan di emperan jalan itu ternyata tidak sekadar didengar lalu dilupakan. Instruksi cepat langsung turun, mengubah aspirasi warung kopi menjadi layanan pemeriksaan kesehatan gratis di tempat.
Para pengemudi yang terbiasa mengabaikan sinyal tubuh kelelahan kini antre bergantian untuk mengecek tensi darah, berkonsultasi dengan dokter, hingga menerima obat dan vitamin secara cuma-cuma.
Bagi para pengemudi, momen ini menjadi bukti institusi kepolisian mampu hadir jauh lebih dekat dari sekadar penegak hukum. Hubungan emosional yang terbangun di atas aspal Pasar Panorama memperlihatkan bahwa program Quick Wins Kapolri bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat” menemukan esensi sejatinya di tengah denyut kehidupan rakyat kecil.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Imam Wijayanto menegaskan, pendekatan humanis seperti ini merupakan fondasi dalam merajut kepercayaan publik yang lebih erat dan bermakna.
“Program Polisi Bersama Masyarakat tidak sekadar menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk mendengarkan keluhan masyarakat dan menghadirkan solusi atas kebutuhan mereka,” kata Imam Wijayanto.
Melalui bakti kesehatan ini, Polda Bengkulu membuktikan kepedulian sosial mampu meruntuhkan sekat formalitas antara aparat dan warga. Di bawah terik matahari Pasar Panorama, deru mesin ojek berpadu dengan senyum lega para pengemudi yang kembali merasa diperhatikan oleh sesamanya. (*)